Samarinda, January 28th 2012
Manusia pada hakikatnya adalah sekumpulan makhluk sosial, dimana setiap harinya mereka bersosialisasi, melakukan kontak dan hubungan sehingga melahirkan sesuatu yang dinamakan budaya. Budaya dapat pula dikatakan sebagai wujud prestasi dari perkembangan peradaban manusia. Tidak salah jika kita menyebut olahraga sebagai suatu bentuk budaya manusia. Manusia bereksperimen dan mengembangkan berbagai macam olahraga untuk diri mereka. Salah satunya ialah sepak bola.
Dalam artikel ini, saya tidak akan membahas mengenai sejarah berkembangnya olahraga sepak bola, atau sejarah klub-klub sepak bola yang ada di dunia ini. Berbicara mengenai sepak bola, tentu tidak lepas dari hal-hal yang berkaitan dengan suporter. Suporter suatu klub sepak bola ialah sekelompok orang yang sangat mencintai klubnya dan selalu mendukung klub yang dicintainya di stadion.
Akan tetapi, kadangkala rivalitas antar klub juga membuat gesekan-gesekan panas di antara kelompok-kelompok suporter. Memang wajar, karena masing-masing pastilah menganggap bahwa klubnya lah yang paling pantas untuk dipuja. Hal ini seringkali terjadi dalam sepak bola, terutama di Indonesia, akan tetapi kejadian seperti ini juga pernah terjadi di negara lain.
Apa penyebab terjadinya permusuhan antar suporter di Indonesia?
Jika kita bertanya tentang apa penyebab atau akar masalah dari permusuhan beberapa kelompok suporter di Indonesia, tentunya kita tak akan bisa lagi mendapatkan jawaban yang pasti. Tiap pihak yang bertikai pasti memiliki versi cerita yang beragam. Masing-masing pasti tak akan menjelekkan nama timnya sendiri.
Rivalitas itu sudah bermula di luar sepak bola
Jika berbicara tentang rivalitas, gengsi kota adalah hal yang paling utama dan paling sering dituduh sebagai penyebab permusuhan ini. Di Indonesia sendiri, ada beberapa kelompok suporter yang tercatat memiliki hubungan yang kurang harmonis. Beberapa kelompok suporter di kota-kota besar Indonesia menganggap gengsi kota sebagai penyebab pertikaian, namun ada juga beberapa hal lain. Seperti perbuatan tidak terpuji salah satu kelompok suporter terhadap suporter lain misalnya. Akan tetapi, kita sebagai manusia yang berakal budi sebaiknya menyikapi bijak hal-hal tersebut. Bukan tidak mungkin kalau isu-isu tersebut diciptakan untuk semakin memperkeruh keadaan.
Hal-hal seperti demikian tersebut seringkali berujung kepada tindak kekerasan. Seisi kebun binatang pun digunakan untuk mengumpat. Jika telah terjadi kontak fisik, tak jarang anggota kelompok suporter menjadi korban luka-luka atau yang lebih parah, mereka berkorban nyawa. Mereka justru bangga telah membuat kerusakan, telah melukai orang lain, bahkan telah menghilangkan nyawa orang lain. Semoga Tuhan masih cukup sayang dengan mereka sehingga diberi umur yang panjang untuk bertobat.
Tetapi di balik rivalitas yang absurd tersebut, sebenarnya ada nilai positif yang masih bisa dipetik dan dijadikan pelajaran. Adanya rivalitas, bisa memacu pemain, klub, maupun suporter untuk menjadi lebih baik lagi. Akan jauh lebih baik, jika rivalitas tersebut disalurkan menjadi ajang adu kreativitas antara kedua pihak yang bersaing ketat tersebut. Bukankah berlomba-lomba dalam hal kebaikan dan positif itu jauh lebih terpuji dibanding tindakan anarkisme?
Bukan bermaksud menggurui, bukan bermaksud sok pintar. Hanya ingin berbagi nilai-nilai yang sekiranya bisa bermanfaat bagi mereka yang mau membuka hati dan pikiran mereka untuk berpikir dewasa dan bijaksana. :)
Thursday, February 2, 2012
Saturday, January 7, 2012
eteb
Whoaa....udah tahun 2012 aja!!!
Meskipun udah lewat 7 hari, I would like to say Happy New Year to all, semoga di tahun 2012 ini, semua yg kita harapkan dan cita2kan dari dulu bisa kesampaian, aamiin.....
Huuftt,,boring time~ sekarang malam minggu, dan kenapa juga harus sakit... Radang tenggorokan, itu lagi itu lagi... -_-
Pacar pergi, sampe sekarang ga ada ngasih kabar, lupa kali yah pny pacar -_-
Huuuh,,,BT~~~~~~
Sekarang cuma bisa berdo'a semoga besok udah mendingan batuknya, biar bisa pergi kondangan resepsi kakaknya Arine my bestiest ^^
Meskipun udah lewat 7 hari, I would like to say Happy New Year to all, semoga di tahun 2012 ini, semua yg kita harapkan dan cita2kan dari dulu bisa kesampaian, aamiin.....
Huuftt,,boring time~ sekarang malam minggu, dan kenapa juga harus sakit... Radang tenggorokan, itu lagi itu lagi... -_-
Pacar pergi, sampe sekarang ga ada ngasih kabar, lupa kali yah pny pacar -_-
Huuuh,,,BT~~~~~~
Sekarang cuma bisa berdo'a semoga besok udah mendingan batuknya, biar bisa pergi kondangan resepsi kakaknya Arine my bestiest ^^
Tuesday, December 27, 2011
Penguasa, mana janji manismu?
![]() |
| Eriyanto (Kompasiana) |
Ohayo readers!
Miris banget deh, pagi" udah ngeliat berita di TV One, tentang nasib mantan pemain All Star Milan Junior Camp Indonesia. Dimana anak" itu sukses membawa nama Indonesia menjadi Juara di Milan Junior Camp Day Tournament yang diadakan di Milan tersebut, bahkan kapten timnya Eriyanto terpilih menjadi pemain terbaik *standing applause*.
Sedikit mengingat, anak" tersebut memenangkan tournament tersebut di tahun 2010, dan saat kembali ke Indonesia mereka disambut layaknya pahlawan yang pulang dari medan perang oleh bapak Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng serta dijamu di istana presiden oleh Presiden SBY dan istri. Dan entah karena bangga atau pencitraan semata, presiden berjanji akan memberikan biaya sekolah dan kehidupan yang layak bagi seluruh anak" tersebut.
Seperti yang dikutip dari Kompas.com, Eriyanto, kapten tim tersebut berkata bahwa bapak presiden berjanji akan menanggung biaya sekolah dan memberikan kehidupan yang layak bagi mereka.
Tadi di TV One, bapak Menteri kayaknya lupa bahwa atasannya sendiri telah menjanjikan hal tersebut kepada Ery dan kawan"nya. Ckckck,,, masa iya sih, seorang presiden dalam mengambil keputusan untuk berjanji memberikan bantuan kepada Eri dkk tanpa kemudian meminta menterinya untuk menindaklanjuti keputusan tersebut? parahnya, itu telah terjadi 1 tahun yang lalu.
Syukur Alhamdulillah, anak" itu tidak berkecil hati, mereka tetap melanjutkan mimpi mereka untuk menjadi pesepak bola terkenal :)
Untuk para readers, mari kita doakan adik" kita ini agar sukses meraih impian dan cita"nya, semoga pemerintah kita yang terhormat itu benar" memenuhi janji manisnya.
Teruslah bermimpi Eri dan kawan-kawan, hingga suatu saat nanti kalian akan bangun, dan menemukan diri kalian sedang berlatih di Senayan, di Milanello, di Camp Nou, atau entah di mana pun itu, terbanglah yang tinggi Garuda Muda!!!
Launching Album Pusamania dan Ultah Conan DX ke 7
Besok malam, Rabu (28/12) akan diadakan launching album Pusamania yang juga sekalian perayaan ulang tahun band Conan DX yang ketujuh. Acara launching yang akan berlangsung dari sore hingga malam hari tersebut akan dilaksanakan di halaman parkir stadion Segiri Samarinda tepatnya di depan mabes Pusamania. Acara tersebut juga akan dimeriahkan oleh performance dari band-band lokal Samarinda seperti El Jomblo, Pusamania Percussion, Pesut United, Pusamania Kid, Enterese dan pastinya Conan DX. Seluruh Pusamania yang ingin hadir di acara launching tersebut tidak dikenakan charge alias gratiss tiss tiss.... :))
Sunday, December 25, 2011
Ryutaro Makino - Youth Sweat Beautiful (Jingle Pocari Sweat)
Hateshinai ao no mukou e
Bokutachi no mirai wa hirogaru
Beautiful day, kimi to boku ga koko ni iru
Hashitta bun dake michi wa nobiru kara
Day by day, ima wo ikiyou
Subscribe to:
Posts (Atom)
Thursday, February 2, 2012
Positif dan Negatif Sebuah Rivalitas
Samarinda, January 28th 2012
Manusia pada hakikatnya adalah sekumpulan makhluk sosial, dimana setiap harinya mereka bersosialisasi, melakukan kontak dan hubungan sehingga melahirkan sesuatu yang dinamakan budaya. Budaya dapat pula dikatakan sebagai wujud prestasi dari perkembangan peradaban manusia. Tidak salah jika kita menyebut olahraga sebagai suatu bentuk budaya manusia. Manusia bereksperimen dan mengembangkan berbagai macam olahraga untuk diri mereka. Salah satunya ialah sepak bola.
Dalam artikel ini, saya tidak akan membahas mengenai sejarah berkembangnya olahraga sepak bola, atau sejarah klub-klub sepak bola yang ada di dunia ini. Berbicara mengenai sepak bola, tentu tidak lepas dari hal-hal yang berkaitan dengan suporter. Suporter suatu klub sepak bola ialah sekelompok orang yang sangat mencintai klubnya dan selalu mendukung klub yang dicintainya di stadion.
Akan tetapi, kadangkala rivalitas antar klub juga membuat gesekan-gesekan panas di antara kelompok-kelompok suporter. Memang wajar, karena masing-masing pastilah menganggap bahwa klubnya lah yang paling pantas untuk dipuja. Hal ini seringkali terjadi dalam sepak bola, terutama di Indonesia, akan tetapi kejadian seperti ini juga pernah terjadi di negara lain.
Apa penyebab terjadinya permusuhan antar suporter di Indonesia?
Jika kita bertanya tentang apa penyebab atau akar masalah dari permusuhan beberapa kelompok suporter di Indonesia, tentunya kita tak akan bisa lagi mendapatkan jawaban yang pasti. Tiap pihak yang bertikai pasti memiliki versi cerita yang beragam. Masing-masing pasti tak akan menjelekkan nama timnya sendiri.
Rivalitas itu sudah bermula di luar sepak bola
Jika berbicara tentang rivalitas, gengsi kota adalah hal yang paling utama dan paling sering dituduh sebagai penyebab permusuhan ini. Di Indonesia sendiri, ada beberapa kelompok suporter yang tercatat memiliki hubungan yang kurang harmonis. Beberapa kelompok suporter di kota-kota besar Indonesia menganggap gengsi kota sebagai penyebab pertikaian, namun ada juga beberapa hal lain. Seperti perbuatan tidak terpuji salah satu kelompok suporter terhadap suporter lain misalnya. Akan tetapi, kita sebagai manusia yang berakal budi sebaiknya menyikapi bijak hal-hal tersebut. Bukan tidak mungkin kalau isu-isu tersebut diciptakan untuk semakin memperkeruh keadaan.
Hal-hal seperti demikian tersebut seringkali berujung kepada tindak kekerasan. Seisi kebun binatang pun digunakan untuk mengumpat. Jika telah terjadi kontak fisik, tak jarang anggota kelompok suporter menjadi korban luka-luka atau yang lebih parah, mereka berkorban nyawa. Mereka justru bangga telah membuat kerusakan, telah melukai orang lain, bahkan telah menghilangkan nyawa orang lain. Semoga Tuhan masih cukup sayang dengan mereka sehingga diberi umur yang panjang untuk bertobat.
Tetapi di balik rivalitas yang absurd tersebut, sebenarnya ada nilai positif yang masih bisa dipetik dan dijadikan pelajaran. Adanya rivalitas, bisa memacu pemain, klub, maupun suporter untuk menjadi lebih baik lagi. Akan jauh lebih baik, jika rivalitas tersebut disalurkan menjadi ajang adu kreativitas antara kedua pihak yang bersaing ketat tersebut. Bukankah berlomba-lomba dalam hal kebaikan dan positif itu jauh lebih terpuji dibanding tindakan anarkisme?
Bukan bermaksud menggurui, bukan bermaksud sok pintar. Hanya ingin berbagi nilai-nilai yang sekiranya bisa bermanfaat bagi mereka yang mau membuka hati dan pikiran mereka untuk berpikir dewasa dan bijaksana. :)
Manusia pada hakikatnya adalah sekumpulan makhluk sosial, dimana setiap harinya mereka bersosialisasi, melakukan kontak dan hubungan sehingga melahirkan sesuatu yang dinamakan budaya. Budaya dapat pula dikatakan sebagai wujud prestasi dari perkembangan peradaban manusia. Tidak salah jika kita menyebut olahraga sebagai suatu bentuk budaya manusia. Manusia bereksperimen dan mengembangkan berbagai macam olahraga untuk diri mereka. Salah satunya ialah sepak bola.
Dalam artikel ini, saya tidak akan membahas mengenai sejarah berkembangnya olahraga sepak bola, atau sejarah klub-klub sepak bola yang ada di dunia ini. Berbicara mengenai sepak bola, tentu tidak lepas dari hal-hal yang berkaitan dengan suporter. Suporter suatu klub sepak bola ialah sekelompok orang yang sangat mencintai klubnya dan selalu mendukung klub yang dicintainya di stadion.
Akan tetapi, kadangkala rivalitas antar klub juga membuat gesekan-gesekan panas di antara kelompok-kelompok suporter. Memang wajar, karena masing-masing pastilah menganggap bahwa klubnya lah yang paling pantas untuk dipuja. Hal ini seringkali terjadi dalam sepak bola, terutama di Indonesia, akan tetapi kejadian seperti ini juga pernah terjadi di negara lain.
Apa penyebab terjadinya permusuhan antar suporter di Indonesia?
Jika kita bertanya tentang apa penyebab atau akar masalah dari permusuhan beberapa kelompok suporter di Indonesia, tentunya kita tak akan bisa lagi mendapatkan jawaban yang pasti. Tiap pihak yang bertikai pasti memiliki versi cerita yang beragam. Masing-masing pasti tak akan menjelekkan nama timnya sendiri.
Rivalitas itu sudah bermula di luar sepak bola
Jika berbicara tentang rivalitas, gengsi kota adalah hal yang paling utama dan paling sering dituduh sebagai penyebab permusuhan ini. Di Indonesia sendiri, ada beberapa kelompok suporter yang tercatat memiliki hubungan yang kurang harmonis. Beberapa kelompok suporter di kota-kota besar Indonesia menganggap gengsi kota sebagai penyebab pertikaian, namun ada juga beberapa hal lain. Seperti perbuatan tidak terpuji salah satu kelompok suporter terhadap suporter lain misalnya. Akan tetapi, kita sebagai manusia yang berakal budi sebaiknya menyikapi bijak hal-hal tersebut. Bukan tidak mungkin kalau isu-isu tersebut diciptakan untuk semakin memperkeruh keadaan.
Hal-hal seperti demikian tersebut seringkali berujung kepada tindak kekerasan. Seisi kebun binatang pun digunakan untuk mengumpat. Jika telah terjadi kontak fisik, tak jarang anggota kelompok suporter menjadi korban luka-luka atau yang lebih parah, mereka berkorban nyawa. Mereka justru bangga telah membuat kerusakan, telah melukai orang lain, bahkan telah menghilangkan nyawa orang lain. Semoga Tuhan masih cukup sayang dengan mereka sehingga diberi umur yang panjang untuk bertobat.
Tetapi di balik rivalitas yang absurd tersebut, sebenarnya ada nilai positif yang masih bisa dipetik dan dijadikan pelajaran. Adanya rivalitas, bisa memacu pemain, klub, maupun suporter untuk menjadi lebih baik lagi. Akan jauh lebih baik, jika rivalitas tersebut disalurkan menjadi ajang adu kreativitas antara kedua pihak yang bersaing ketat tersebut. Bukankah berlomba-lomba dalam hal kebaikan dan positif itu jauh lebih terpuji dibanding tindakan anarkisme?
Bukan bermaksud menggurui, bukan bermaksud sok pintar. Hanya ingin berbagi nilai-nilai yang sekiranya bisa bermanfaat bagi mereka yang mau membuka hati dan pikiran mereka untuk berpikir dewasa dan bijaksana. :)
Categories
Rivalitas,
Sepak Bola,
Supporter,
Think Positive
Saturday, January 7, 2012
eteb
Whoaa....udah tahun 2012 aja!!!
Meskipun udah lewat 7 hari, I would like to say Happy New Year to all, semoga di tahun 2012 ini, semua yg kita harapkan dan cita2kan dari dulu bisa kesampaian, aamiin.....
Huuftt,,boring time~ sekarang malam minggu, dan kenapa juga harus sakit... Radang tenggorokan, itu lagi itu lagi... -_-
Pacar pergi, sampe sekarang ga ada ngasih kabar, lupa kali yah pny pacar -_-
Huuuh,,,BT~~~~~~
Sekarang cuma bisa berdo'a semoga besok udah mendingan batuknya, biar bisa pergi kondangan resepsi kakaknya Arine my bestiest ^^
Meskipun udah lewat 7 hari, I would like to say Happy New Year to all, semoga di tahun 2012 ini, semua yg kita harapkan dan cita2kan dari dulu bisa kesampaian, aamiin.....
Huuftt,,boring time~ sekarang malam minggu, dan kenapa juga harus sakit... Radang tenggorokan, itu lagi itu lagi... -_-
Pacar pergi, sampe sekarang ga ada ngasih kabar, lupa kali yah pny pacar -_-
Huuuh,,,BT~~~~~~
Sekarang cuma bisa berdo'a semoga besok udah mendingan batuknya, biar bisa pergi kondangan resepsi kakaknya Arine my bestiest ^^
Tuesday, December 27, 2011
Penguasa, mana janji manismu?
![]() |
| Eriyanto (Kompasiana) |
Ohayo readers!
Miris banget deh, pagi" udah ngeliat berita di TV One, tentang nasib mantan pemain All Star Milan Junior Camp Indonesia. Dimana anak" itu sukses membawa nama Indonesia menjadi Juara di Milan Junior Camp Day Tournament yang diadakan di Milan tersebut, bahkan kapten timnya Eriyanto terpilih menjadi pemain terbaik *standing applause*.
Sedikit mengingat, anak" tersebut memenangkan tournament tersebut di tahun 2010, dan saat kembali ke Indonesia mereka disambut layaknya pahlawan yang pulang dari medan perang oleh bapak Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng serta dijamu di istana presiden oleh Presiden SBY dan istri. Dan entah karena bangga atau pencitraan semata, presiden berjanji akan memberikan biaya sekolah dan kehidupan yang layak bagi seluruh anak" tersebut.
Seperti yang dikutip dari Kompas.com, Eriyanto, kapten tim tersebut berkata bahwa bapak presiden berjanji akan menanggung biaya sekolah dan memberikan kehidupan yang layak bagi mereka.
Tadi di TV One, bapak Menteri kayaknya lupa bahwa atasannya sendiri telah menjanjikan hal tersebut kepada Ery dan kawan"nya. Ckckck,,, masa iya sih, seorang presiden dalam mengambil keputusan untuk berjanji memberikan bantuan kepada Eri dkk tanpa kemudian meminta menterinya untuk menindaklanjuti keputusan tersebut? parahnya, itu telah terjadi 1 tahun yang lalu.
Syukur Alhamdulillah, anak" itu tidak berkecil hati, mereka tetap melanjutkan mimpi mereka untuk menjadi pesepak bola terkenal :)
Untuk para readers, mari kita doakan adik" kita ini agar sukses meraih impian dan cita"nya, semoga pemerintah kita yang terhormat itu benar" memenuhi janji manisnya.
Teruslah bermimpi Eri dan kawan-kawan, hingga suatu saat nanti kalian akan bangun, dan menemukan diri kalian sedang berlatih di Senayan, di Milanello, di Camp Nou, atau entah di mana pun itu, terbanglah yang tinggi Garuda Muda!!!
Launching Album Pusamania dan Ultah Conan DX ke 7
Besok malam, Rabu (28/12) akan diadakan launching album Pusamania yang juga sekalian perayaan ulang tahun band Conan DX yang ketujuh. Acara launching yang akan berlangsung dari sore hingga malam hari tersebut akan dilaksanakan di halaman parkir stadion Segiri Samarinda tepatnya di depan mabes Pusamania. Acara tersebut juga akan dimeriahkan oleh performance dari band-band lokal Samarinda seperti El Jomblo, Pusamania Percussion, Pesut United, Pusamania Kid, Enterese dan pastinya Conan DX. Seluruh Pusamania yang ingin hadir di acara launching tersebut tidak dikenakan charge alias gratiss tiss tiss.... :))
Sunday, December 25, 2011
Ryutaro Makino - Youth Sweat Beautiful (Jingle Pocari Sweat)
Hateshinai ao no mukou e
Bokutachi no mirai wa hirogaru
Beautiful day, kimi to boku ga koko ni iru
Hashitta bun dake michi wa nobiru kara
Day by day, ima wo ikiyou
Subscribe to:
Posts (Atom)

